Alhamdulillah. Segala syukur harus selalu kita haturkan kepada Sang Maha. Memperjuangkan masa depan tidak lah sulit namun juga tidak semudah yang kau bayangkan. Banyak hambat dan rintang disana-sininya. Sepertiku, memperjuangkan diri untuk bisa kuliah. Orang tua pun awalnya sudah setuju untuk menyekolahkanku , dengan catatan aku harus mengambil prodi yang tidak aku sukai *PGSD/PGMI simple pemikiran orang tua, lulus jadi guru. Bagiku , entah pemikiranku benar atau tidak. Yang terpenting aku berkeyakinan , kalau kita mengerjakan sesuatu hal yang tidak kita sukai . Maka akhirnya di tengah-tengah akan merasa kesulitan. Karena apa ? Karena kita tidak ikhlas menjalaninya. Dan kabarnya Alhamdulillah aku pun gagal dalam ujian tulis masuk prodi PGMI .
Secercah harapan pun muncul. Prodi Baru pun di buka. Prodi yang mana aku sangat membanggakanya. Ya, betul. Tadris (pendidikan) Bahasa Indonesia. Aku pun menganggap kegagalanku dalam ujian tulis pertama membawa hikmahnya tersindiri. Aku berada di jalan yang ku anggap benar. "TBI". Memang dari awal sebenarnya diriku enjoy dengan Bahasa Indonesia. Berkaitan dengan sastra, membaca, menulis dan Jurnalistik. Aku berterimakasih kepada orang² terdekatku yang telah men suport ku. Bapak yang sulit dimengerti. Ibuk yang perkataanya dapat seorang anak luluh hatinya. Ibuk yang kuat . Ibuk yang hebat. Juga embah. Embah Yi dan Embah Kung. Aku harus pandai menjaga perasaan mereka yang sudah tua dimakan umur. Aku juga akan selalu ingat akan jasa-jasa kalian kepadaku. Aku tak kan lupa itu. Sekarang , dengan aku menjadi mahasiswa . Doakan anakmu,cucumu. Dapat mengabdi pada negeri ini. Ilmu yang di dapat berguna. Membanggakanmu. Membanggakan kalian. Ya Allah , Panjangkanlah umur bapak dan ibuk . Berikanlah umur yang barokah. Lancarkanlah rizeki mereka. Dan tetaplah di hati mereka Ya Allah. Rahmatilah ya Allah. Aamiin Aamiin...

0 komentar:
Posting Komentar