Senyum tangis Hutan
Blora
Dulu
Langkahku menyapa semak belukar
Di pinggir tanah bebatuan
Menyusuri jalan setapak alas Jati
Sinar terang menerobos lewati
Celah rimbunan dedaunan Jati
Merayu kicauan burung derkuku menari-nari
Menatap rumput hijau berembun di bawahnya
Angin sepoi alas rimba jati terlihat bergoyang
Memberi senyum sejuk pada semua mata
Memperindah semua yang ada
Dulu
Langkahku menyapa semak belukar
Di pinggir tanah bebatuan
Menyusuri jalan setapak alas Jati
Sinar terang menerobos lewati
Celah rimbunan dedaunan Jati
Merayu kicauan burung derkuku menari-nari
Menatap rumput hijau berembun di bawahnya
Angin sepoi alas rimba jati terlihat bergoyang
Memberi senyum sejuk pada semua mata
Memperindah semua yang ada
Kini
Semua semak belukar tak mampu
Pura-pura jadi tembok terkuat oleh tangan-tangan jahil
Tiada jalan masuk untuk kaki melangkah penjarah kayu
Pohon jati gugurkan daunya di penghujan
Tangan jahil menggores tajam memotong batangnya
Tiada lagi kicauan dan tarian Derkuku
Hujan hanya jadi bencana
Ibarat Tangis hutan gundul
Pura-pura jadi tembok terkuat oleh tangan-tangan jahil
Tiada jalan masuk untuk kaki melangkah penjarah kayu
Pohon jati gugurkan daunya di penghujan
Tangan jahil menggores tajam memotong batangnya
Tiada lagi kicauan dan tarian Derkuku
Hujan hanya jadi bencana
Ibarat Tangis hutan gundul
Esok
Kau akan lebat memperteduh kamiDari terik dan derasnya hujan
Rimba Raya Rimba Raya
Senyum tangisanmu (Hutan Blora)

0 komentar:
Posting Komentar