Separuh diriku
adalah kelelahan di sore hari. Separuhnya lagi adalah yang membangunkanku dari
mata terpejam di semburat mentari.
Kini, bukan diriku
lagi yang menanam tanpa pupuk bunga-bunga gagal kembang. Beberapa di antaranya
hanya bertunas malu. Tunas gagal yang tak pernah akan percaya pada tubuh
tumbunya.
Manusia-manusia
sepertiku akan hanya menjadi hama bagi kerinduan. Bunga-bunga tak kembang.
Burung-burung hanya bersangkar. Dan kupu-kupu merasa hidup adalah ketidakadilan.
Kini, bukan diriku
lagi yang menanam tanpa pupuk kebahagiaan. Aku muncul dari pintu yang ada dan
baru.
24/5/2019

0 komentar:
Posting Komentar